*/ #wrapper{ background:#FFF; width:1024px; overflow:hidden; margin:0 auto; }

Rabu, 11 Januari 2017

Salju Turun di Area Italia Ini, Ramalan Kiamat yang Terbukti?





Sekitar 500 tahun lalu, seorang filsuf bernama Matteo Tafuri -- yang hidup antara tahun 1492 hingga 1582-- adalah orang yang disegani di kampung halamannya di Apulia, Italia. Suatu hari ia menyampaikan sebuah ramalan kiamat. TARUHAN BOLA

Seperti dikutip dari kapal judi, , pada Abad ke-16, ia konon menyampaikan nurbuat, bahwa akan ada hujan salju selama dua hari berturut-turut di kawasan pantai di Salento -- yang kini populer jadi destinasi wisata resor.

Tak sampai di situ. Hujan es itu ia sebut-sebut sebagai pertanda kiamat akan datang.

Benarkah demikian? Tak ada bukti ilmiah yang mendasari perkiraannya itu. Apa kaitannya hujan salju di 'secuil' pantai di Italia dengan skenario kiamat dunia?  CASINO ONLINE

Namun, para penganut teori konspirasi mulai berkeringat dingin, mereka yang percaya takhayul ketar-ketir.




Apapun, Tafuri punya argumentasinya sendiri. Salju sangatlah jarang terjadi di kawasan selatan Italia yang terkenal dengan temperatur hangatnya.

Tafuri -- yang disebut-sebut sebagai Nostradamus-nya Italia -- berkata dalam ramalannya: "Pohon palem Salento dan angin hangatnya dari selatan, Salento bersalju tapi tak pernah tersentuh."

Kemudian, ia menambahkan, "Dua hari salju, dua kilatan di langit. Aku tahu dunia akan berakhir, tapi aku tak pernah merindukannya."POKER DOMINO 99 TERPERCAYA




Dan, ramalan tentang turunnya salju di Salento terjadi pada musim dingin ini. Pada 10 Januari 2017, serpihan turun dengan derasnya di kawasan itu. TOGEL ONLINE






Tidak ada komentar:

Posting Komentar